Mengenal Microsoft Office Groove 2007
-
-
gambar inside Groove Share Workspace
-
-
gambar inside Groove Share Calendar
-
-
gambar inside Groove Share Forum
-
-
gambar inside Groove Share Folder
-
-
gambar inside Groove Share Messaging
-
-
gambar inside Groove Launch Bar
Daftar Isi Microsoft Groove 2007
Groove: Getting Started
-Apakah Groove itu?
-Keunggulan menggunakan Groove
-Membuat Groove Account
-Menggunakan Groove Account Pada Komputer Lain
Tatacara Penggunaan Standard Workspace:
-Membuat standard Workspace
-Mengirim dan menerima undangan workspace
-Merubah peran anggota dan akses workspace
-Merubah penampilan workspace
-Menambah files pada Files Tool
-Menambah tool pada Standard Workspace
Pengaturan Groove Contacts:
-Menambah kontak baru
-Menelusuri Identitas
-Menentukan preferensi Online Presence dan list direktori
-Mengirim kontak informasi ke orang lain
Pengaturan dan Pembagian Files:
-Menambahkan folder dan file ke Files Tool
-Mengirim link dokumen
-Membuka, mengedit dan menyimpan file ke Files Tool
-Merubah setting download folder
-Merubah setting akses Files Tool
-Merubah setting pesan alert folder dan file
-Membuat File sharing Workspace di Windows
-Membuat File Sharing Workspace dari Groove Launchbar
-Merubah peran dan akses serta setting properties di File sharing Workspace
Pengaturan Jadwal Perjanjian dan Pertemuan:
-Membuat perjanjian
-Membuat link perjanjian dan kalender
-Mengekspor impor perjanjian
-Membuat pertemuan
-Menentukan peserta meeting
-Membuat agenda dan catatan
-Membuat Action item
Pengaturan Catatan, Persoalan, dan Forum Diskusi:
-Menambah dan melihat Catatan
-Mencari kata di Catatan
-Mengekspor Catatan
-Mencatat Persoalan
-Merespon atas Persoalan
-Menyimak Persoalan
-Mencari kata pada Persoalan
-Mengisi topik Forum Diskusi
-Merespon dan melihat isi topik Forum Diskusi
-Mencari topik diskusi dan meresponnya
Pemeliharaan dan Pengamanan pada Groove:
-Menyimpan workspace ke template dan arsip
-Mem-backup Groove accoutn
-Memblokir tipe file yang berbahaya
-Mengatur Groove untuk scan virus
In Action!: Pengiriman File lewat Instant Messaging dan Sharing Workspace
-Mengirim file ukuran besar lewat Sharing Workspace
In Action!: Kolaborasi Antar Anggota Groove secara Real-Time
-Berkomunikasi lewat Groove Sync Folder
-Upload dan Update di File Sharing Workspace
-Pemberitahuan lewat Meeting Tool dan Calendar Tool
ANIMASI
Animasi Introduction Groove 2007
-Groove 2007 memungkinkan anda untuk Bekerja secara dinamis dan efektif
-Dengan adanya Groove 2007, pekerjaan anda sehari-hari dikantor terasa
lebih mudah karena Groove 2007 mampu Menyatukan pengguna, alat dan
informasi dalam berkolaborasi
-Di dalam Groove 2007 anda bisa menentukan sendiri cara Membangun tempat
kerja bersama (workspace), penambahan alat dan informasi, dan
mengundang team
-Tentunya salah satu keunggulan Groove 2007 adalah sinkronisiasi. Sinkronisasi menjaga team selalu up to date
-Di Groove 2007 anda bisa Berbagi, revisi dan publikasi konten, secara cepat dan mudah
Inti #1 – Kolaborasi
Pak Agung bekerja pada PT. Kola dan ia sebagai Produk Manager setiap
saat berkomunikasi dengan team internalnya (Sales Managers dan Marketing
Staff), serta dengan team external pakar hukum, agen periklanan, PR dan
branding. Sebelumnya, Pak Agung mengalami kendala dalam memparalelkan
pekerjaannya dengan anggota lainnya dimana team external kesulitan
mengakses server team internal. Groove 2007 memudahkan Pak Agung dan
rekannya dalam berkolaborasi baik yang berada di dalam maupun diluar dan
mempercepat pemindahan dan pembagian informasi secara lebih efektif.
Inti #2 – Kapanpun Dimanapun
Groove 2007 membantu anda untuk tetap produktif dan meningkatkan
performa pada team projects dengan memberikan kemudahan mengakses dan
mengupdate Groove workspace kapanpun dan dimanapun baik itu dikantor,
diperjalanan, dilokasi partner bisnis, maupun dirumah. Kapanpun anda
melakukan perubahan pada kolaborasi workspace, hal yang telah diupate
otomatis akan sinkron dengan rekan workspace lainnya sehingga rekan
rekan anda dimanapun mereka berada akan melihat informasi terbaru yang
telah anda berikan. Tidak ada lagi pembagian informasi sepihak oleh
karena email tidak sampai tujuan dsb. Groove 2007 memastikan seluruh
anggota workspace memiliki informasi terkini kapanpun dan dimanapun
mereka membuka workspacenya.
Inti #3 – Pembuatan Konten Semakin Lancar
Sinkronisasi secara otomatis, integrasi pesan alert, dan alat komunikasi
serbaguna membuat pengalaman dalam bertukar dokumen lebih menyenangkan
serta memperluas pengetahuan akan feedback dari tiap anggota team. Pesan
alert menyimpan info penting tentang pembaharuan yang terjadi disetiap
kegiatan dalam workspace sehingga rekan dan anggota team tetap bisa
berkomunikasi secara lancar dalam membahas hal yang penting yang saling
berhubungan.
Groove: Getting Started
1. Membuat Groove Account / Log On dan Log Off Groove / Menggunakan Groove Account pada PC lain
A. Setelah anda menginstal Groove 2007, anda perlu membuat Groove
account sebelum memulai menggunakannya. Bukalah aplikasi Groove, klik
Start pilih All Programs pilih Microsoft Office dan klik Microsoft
Office Groove 2007. Pertama kali yang muncul dialog box Account
Configuration Wizard. Disini pilih Create a new Groove account dan klik
Next. Di dialog box berikutnya klik I don’t have a Groove Account
Configuration Code dan klik Next. Pada dialog box berikutnya isilah
profil untuk account anda. Contohnya saya isi profil pribadi saya.
Centangkan Remember Password dan Enable password reset jika perlu lalu
klik Next. Dialog box berikutnya anda pilih All Contact Information agar
profil anda dipublikasikan pada Public Groove Directory. Untuk
sementara ini kita tidak perlu melihat video Getting Started di website
maka klik No. Inilah tampilan Groove taskbar, perhatikan terdapat
Workspace dan Contacts tab. Pada workspace adalah bagian dimana anda
akan saling bertukar file folder dan kerjaan lainnya dalam berkolaborasi
dengan anggota team anda. Bagian Active menunjukkan hal-hal yang sedang
aktif seperti tugas dsb, sedangkan yang Unread adalah update yang
dibuat dari rekan atau anggota team anda yang belum anda buka, dan yang
terakhir Read adalah hal-hal yang sudah anda buka.
Cara untuk keluar dari Groove klik File menu dan klik Exit untuk konfirmasi klik Yes.
B. Cara log in dan log off pada Groove tidak susah. Berikutnya saya
perlihatkan cara login dan log out pada Groove. Klik Start pilih All
Programs pilih Microsoft Office dan klik Microsoft Groove 2007. Pilih
account anda dan ketik passwordnya lalu klik Select. Untuk Log Off klik
File menu dan pilih Log Off Account.
C. Anda bisa mengerjakan sisa pekerjaan kantor anda dimanapun anda
berada baik itu di airport di rumah ataupun di warnet. Misalnya anda
ingin melanjutkan pekerjaan kantor di rumah atau warnet namun seluruh
file serta setting dan pekerjaan yang anda lakukan semuanya tersimpan di
kantor, tentunya jika anda login pada komputer lain semua pekerjaan
file yang anda buat dikantor tidak ada. Jangan khawatir, Groove 2007
mampu mengekspor seluruh informasi dan setting account anda kemanapun
anda pergi.
Groove memungkinkan sinkronisasi file dan folder secara online. Cukup
dengan menginstal Groove dan login ke account anda, seluruh pekerjaan
yang anda tinggalkan tersimpan komplit pada account itu. Berikut saya
tunjukkan cara mengimport account ke komputer lain. Pertama login ke
account anda dan klik Select. Di Groove launchbar pilih File menu dan
klik Use Account on Another Computer. Instruksi muncul memberitahukan
tahap yang harus dijalani untuk menggunakan account anda pada komputer
lain. Perhatikan file formatnya .grv dan klik OK untuk menyelesaikan
proces ekportnya. Kemudian masukan Flash Disk anda ke komputer, klik
tombol kanan mouse dan piilh Send To dan klik Removable Drive untuk
mengcopy file account anda ke USB FLash Disk. Login di komputer lain dan
pastikan komputer itu sudah terinstal Groove 2007. Copy paste file
account anda ke komputer dan dobel klik file tersebut maka otomatis
dialog box Welcome to Groove muncul. Pilih Login dan isikan password.
Otomatis seluruh share folder, kontak list dan pekerjaan anda lainnya
sekarang berada pada komputer itu.
Tatacara Penggunaan Standard Workspace
2. Membuat workspace / Mengirim dan menerima undangan / Mengubah
peran anggota dan akses workspace / Mengubah penampilan workspace /
Menambah file pada Files Tool / Menambah Tool pada Standard Workspace
A. Pertama kali anda login ke Groove Account muncul tab Workspaces.
Workspace adalah tempat areal pekerjaan anda dalam berkolaborasi dengan
rekan / anggota team. Tempat workspace dishare dengan anggota team yang
sudah anda invite sebelumnya. Terdapat 3 bagian pada Workspace: Active
berarti anda atau anggota team anda sedang mengerjakan sesuatu baik itu
mengkoreksi dokumen, melakukan perubahan pada gambar atau lainnya.
Intinya Active menunjukkan perubahan sedang dilakukan. Unread adalah
perubahan-perubahan yang belum anda lihat jadi perlu anda simak.
Terdapat tanda bintang merah pada tiap folder dan file yang belum anda
baca / lihat. Bagian Read adalah perubahan yang sudah anda simak.
Dibawah launchbar Workspace terdapat Common Tasks tab yang bisa anda
atur penampilan workspace anda dari View By kategori, penentuan indikasi
alarm, maupun pengiriman kontak list lewat email. Kini saya tunjukkan
cara membuat workspace. Klik New Workspace dan berikan nama workspacenya
contohnya My Second Workspace atau Workspace Utama lalu tentukan tipe
workspacenya apakah Standar yaitu workspace yang berisikan files tool
dan diskusi board dan hal lainnya, atau pilih File Sharing yaitu
workspace untuk saling membagi isi konten file, atau piilh Template dan
tentukan workspace sendiri. Sebagai contoh saya pilih yang Standar.
Tampil didepan anda workspace baru. Disebelah kanan workspace adalah
untuk kontak rekan / anggota team, dibagian bawah adalah menu tab yang
berisikan files tools, diskusi, catatan, agenda, kalendar, dan masih
banyak lagi. Anda sebenarnya tidak perlu membuat workspace dari awal,
anda bisa menggunakan workspace yang sudah ada misalnya workspace dari
rekan anda. Sebagai contoh saya gunakan workspace WideWorldImports.gsa,
saya klik File menu dan pilih Workspace From dan klik Template. isi pada
workspace ini antara lain Schedule, Budgets, Product_Specification,
Marketing_Plan, graphics_Logos, Packaging, dan Launch_Events. Tiap
folder ini memiliki file dokumen dan spread sheet untuk disharing kepada
rekan saya dimana saya dan rekan saling bertukar informasi dan saling
mengkoreksi dokumentasi. Anda tidak harus menggunakan file dan folder
yang persis saya contohkan disini. Anda bisa saja menggunakan folder
file lainnya yang ingin anda share.
B. Nah setelah membuat workspace baru, kita harus undang rekan lainnya
untuk bergabung dalam team kolaborasi ini. Caranya klik Options menu dan
klik Invite to Workspace. Pada dialog box Send Invitation klik Add
More… dan ketik nama rekan / anggota team anda. Disini saya ketik robby.
Untuk memastikan namanya benar saya klik Search For User… dan memang
robby nama yang sebenarnya lalu klik Add dan klik OK. Kembali pada
dialog box Send Invitation untuk pesannya saya tulis Ayo gabung di
workspaceku! dan klik Invite dan klik OK. Perhatikan sinyal alert
dibawah layar bahwa undangan yang baru saja dibuat sedang dikirim dan
menunggu konfirmasi dari robby. Ia menunjukkan undangan sedang dibuka
dan kemudian undangan anda diterima. Setelah robby konfirmasi, otomatis
Groove mengekspor workspace yang telah saya buat ke komputernya robby,
praktis bukan? Anda bisa mengundang rekan lainnya untuk bergabung dalam
workspace anda sebanyak mungkin.
C. Setelah itu, anda harus tentukan tiap anggota pada perannya masing
masing. Klik menu Options dan pilih Set Roles. Saya berikan robby
wewenang sebagai manager sehingga ia punya full akses pada workspace
ini. Pilih anggota yang ingin dirubah contohnya disini saya pilih robby
dan klik Change Role. Saya pilih perannya sebagai Manager lalu klik OK
dan OK lagi. Kembali pada dialog Set Roles dan pilih tab Permissions.
Disini peran ditentukan berdasarkan kemampuannya dalam mengakses data
folder file dsb. Peran manager memiliki semua akses. Saya tentukan Guest
untuk bisa mengundang. Demikian sudah dengan penentuan peran untuk
anggota team kolaborasi.
D. Untuk selanjutknya saya ingin tunjukkan anda cara menambah
penampilan workspace. Klik View menu piilh Show/Hide dan klik Workspace
List. Disebelah kiri anda tampil Workspace Launchbar yang muncul pada
pertama kali anda login ke Groove dan tentunya anda bisa mengaturnya
sesuai selera anda misalnya disusun berdasarkan Last Unread Time yaitu
menonjolkan perubahan yang belum anda buka berdasarkan waktu. Anda lihat
disini bahwa Workspace memiliki begitu banyak perubahan yang belum saya
buka. Anda juga bisa tambahkan tombol Back dan Forward pada menu
workspace seperti ini. Jika anda ingin lebih mengontrol workspace anda
klik Options menu dan pilih Workspace Manager. Dengan leluasa anda bisa
menginspeksi satu per satu perubahan yang terjadi pada workspace anda
seperti yang perlu anda perhatikan disini adalah wideWorldImport dan
Workspace Utama. Banyak hal yang bisa dirubah setting penampilan
workspace ini saya anjurkan anda untuk memainkannya agar lebih mendekati
selera anda.
E. Berikutnya saya ingin tunjukkan cara menambahkan file pada folder
yang sudah ada di workspace ini. Contohnya pada folder Marketing_Plan
saya tambahkan file Marketing_Plan_DRAFT.docx Mulai dari sekarang apapun
dan siapapun yang melakukan perubahan pada file ini otomatis
tersinkonisasi pada tiap anggota team yang berada pada workspace yang
sama sehingga menghindari kesalahan dalam pengoreksian maupun dalam
merevisi cara lainnya.
F. Anda juga bisa menambahkan tool lainnya seperti yang tertampil pada
More Tools jadi kolaborasi anda dengan rekan tidak hanya sebatas sharing
file tetapi juga dalam pemberitahuan lewat Notes ataupun dalam
mengingatkan satu sama lain dengan kalendar ataupun membagi informasi
pada meeting yang tidak dihadiri oleh beberapa rekan dan masih banyak
lagi.
Demikian pada demonstrasi tutorial ini anda sudah mengetahui cara
membuat workspace yang baru serta mengundang rekan lainnya untuk
bergabung dalam team kolaborasi yang telah disediakan sampai cara
menambahkan folder file yang akan dikerjakan bersama maupun merubah
penampilan pada workspace.
Pengaturan Groove Contacts
3. Menambah kontak baru / Menulusuri identitas / Online preferensi dan list direktori / Mengirim kontak info ke orang lain
A. Ada baiknya untuk selalu menjaga kontak anda dalam keadaan aman dan
teratur jika suatu saat anda harus berkolaborasi dengan berbagai
kalangan baik rekan sekantor maupun di divisi lain. Disini saya
perlihatkan cara mengatur kontak list pada Groove. Pertama login ke
groove jika belom, kemudian klik tab Contacts. Sama seperti tab
Workspace, Contacts memiliki kategori Active, Online, dan Offline. Untuk
menambahkan kontak, klik Add Contact. Sebagai contoh, saya ingin
mencari nama robby lalu saya klik Find dan tampil hasilnya.
B. Seringkali dua orang atau lebih memiliki nama yang sama dan oleh
karena itu perlu diverifikasi kebenaran nama orang ini. Pilih namanya
dan klik Properties dan tampillah nama robby serta email addressnya.
Untuk lebih memastikan kebenaran orang ini bahwa ia adalah robby yang
saya maksudkan yaitu robby di bagian animasi maka saya klik More dan
Verify Identity. Dialog box Verify Identity menampilkan siapa robby ini.
Disini dikatakan bahwa sebelumnya saya dan robby sudah saling share
workspace yaitu untuk My Workspace, print screens utk animasi, dan
WideWorldImporters. Dibawahnya pun menjelaskan jumlah pesan yang telah
dikirim/diterima dengan robby. Jika kurang yakin apakah ini orangnya,
klik Check fingerprint dan ini instruksi untuk memrintahkan robby agar
memberitahukan fingerprintnya dan jika sesuai dengan apa yang tampil di
layar ini maka yakinlah ini robby yang asli. Sementara saya skip tahap
verifikasi ulang ini. Mari kita telusuri isi properties robby, klik tab
alert dan misalkan saya ingin pesan-pesan muncul bilamana robby online
maka saya set ke High dan bila ingin menambahkan nada deringnya cukup
mensetting bagian bawah. Tab workspaces adalah workspace yang saya
gunakan bersama robby. Anda lihat bahwa print screens utk animasi
ditandai dengan bintang merah dan tanda seru hijau yang berarti robby
sedang mengupdate bagian folder tersebut. Di tab messages memperlihatkan
sejarah percakapan selama ini dengan robby termasuk rekaman suara yang
diterima/dikirim robby. Demikian verifikasi kontak robby, sekarang
rasanya sudah yakin 100% bahwa robby ini asli robby bagian animasi dan
selanjutnya saya add dia ke kontak list. Berhubungan dengan verifikasi
tadi, saya juga memilikinya dan patut digunakan bilamana robby juga
ingin konfirmasi dari saya bahwa saya adalah rekannya. Pilih Options
menu dan klik Preferences, lalu klik tab Security. Dibawah Digital
Fingerprint adalah nomer verfikiasi keaslian, kirim nomer tersebut jika
robby meminta konfirmasi.
Misalkan ditempat kerja ada nama orang yang sama namun perannya berbeda
dan orang itu pun memiliki nama panggilan berbeda, anda bisa gunakan
nama panggilan ini sebagai identitas keaslian orang tersebut. Caranya
klik tombol kanan mouse pada nama yang ingin diberikan nama panggilan.
Sebagai contoh saya pilih robby lalu saya pilih Verify Identity. Saya
klik Verify dan disini saya biarkan nama robby (b 2x) seperti aslinya.
Nah sekarang saya ingin menunjukkan bagaimana cara memperbaiki jika nama
panggilan maupun nama alias bertentangan dengan orang aslinya. Saya
pilih robby dan saya berikan alias nama saya disini. Otomatis ia berubah
menjadi merah yang menandakan konflik. Untuk memperbaikinya klik tombol
kanan mouse dan pilih Resolve Name Conflict. Tampil nama Arkka Pradipta
pada 2 email yang berbeda. Tentunya yang milik saya adalah
arkka@bamboomedia.net maka saya perbaiki yang salahnya, pilih nama yang
salah lalu klik Alias Contact dan rubah kembali ke nama alias nya yang
sebenarnya. Jika semua sudah benar maka yang tadinya berwarna merah
berubah menjadi hijau.
C. Berikutnya kita coba set agar profil dan alamat email tidak
disebarluaskan pada semua pengguna Groove. Klik Options menu lalu
Preferences dan pada tab Options hilangkan centang Everyone dan All
workspace members pada bagian Presence Settings lalu klik OK. Agar
mengkonfirmasi perubaah yang baru anda perlu log off dan log in kembali.
Klik Options menu dan pilih Preferences lalu pada tab Identities pada
bagian List me in: ubah All Contact Information menjadi Name Only dan
untuk local network direktori dipilih No Listing. Pesan dibawah
mengindikasikan bahwa perubahaan sedang di proses dan berhasil
tersimpan.
D. Jika suatu saat ada yang meminta kontak list anda yang lengkap, ada
baiknya untuk menyimpannya dalam bentuk file. Caranya klik Options menu
dan pilih Preferences lalu klik Save this Contact as File. Berikan nama
dan lokasi untuk menyimpannya dan klik Save. Sebagai contoh saya biarkan
Arkka Pradipta.vcg. Saya buka lokasi file tersebut lalu saya tambahkan
ke Groove untuk perumpamaan, tentunya kontak orang lain yang akan saya
tambahkan tetapi agar lebih jelas dan mudah dimengerti saya lakukan pada
kontak sendiri. Kontak yang barusan saya tambahkan ingin saya bagikan
ke robby. Agar lebih yakin kontak yang dikirim tidak salah saya klik
tombol kanan mouse pada nama kontak yang ingin dibagikan lalu pilih
Properties. Jika sudah pasti, dobel klik nama robby dan berikan pesan
bahwa ingin mengirim kontak yang diminta. Klik File dan tambahkan Arkka
Pradipta.vcg lalu kirim.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara mencari
nama rekan / anggota team yang ingin dijadikan satu kolaborasi team
lewat fitur Search. Kemudian anda tahu cara mengetahui keaslian kontak
tersebut agar tidak salah menambahkanya pada kontak list anda. Anda pun
telah mempelajari penyelesaian konflik nama kontak dimana sering terjadi
disuatu perusahaan yang memiliki anggota nama yang sama namun peran
yang berbeda. Dan yang terakhir anda mempelajari cara menyimpan kontak
list anda ke dalam bentuk file serta mengirimnya pada rekan anda lewat
instant messaging.
Pengaturan dan Pembagian Files
4. Menambah folder dan file ke Files Tool / Mengirim link dokumen /
Membuka, mengedit dan menyimpan file ke Files Tool / Merubah setting
download folder / Merubah setting akses Files Tool / Merubah setting
pesan alert folder dan file
A. Jika anda menghadapi banyak revisi dan update pada tugas anda sehari
hari di kantor, tentunya Groove 2007 akan banyak membantu. Apalagi anda
harus berhadapan dengan begitu banyak dokumen, spreadsheet, presentasi,
dan gambar. Kemungkinan besar juga anda akan diminta untuk memberikan
file terkini dan juga diberikan pekerjaan tambahan yang perlu diperbaiki
dsb. Sementara anda sibuk membicarakan dengan rekan atas perubahan yang
perlu dilakukan maupun memberikan laporan kepada atasan atas perubahan
yang dibuat oleh anda dan anggota team anda, Groove secara otomatis
mengsinkron keseluruhan pekerjaan anda yang telah tersimpan pada Groove
account anda dan rekannya. Groove juga menghindari terjadinya pengcopian
file yang berlebihan sehingga anda tidak lagi merasa tersesat untuk
mencari file yang terkini. Dengan fitur pengaturan peran serta
pengaksesannya, anda bisa memberikan ruang kepada mereka yang hanya
boleh mengkoreksi pekerjaan anda dan yang lainnya hanya sebatas melihat
atau menggunakannya saja tanpa ruang untuk melakukan perubahan.
Disinilah keunggulan Groove Share Files dimana anda tidak perlu pusing
lagi kepada siapa file terkini harus dikirim dan siapa saja yang boleh
mengkoreksinya/merubahnya dan tentunya saling menjaga keaslian dokumen
tanpa menghilangkannya oleh karena berbagai macam perubahan yang telah
terjadi.
Pada demonstrasi tutorial ini, anda akan mempelajari cara pengaturan dan
pembagian files di Groove. Pertama anda akan belajar bagaimana cara
mengerjakan file dengan Files tool. Anda juga akan belajar cara membuat
folder dan menambahkan files padanya lewat files tool, bagaimana cara
mensetting download fitur, serta bagaimana cara bekerja dengan files
yang telah diupdate, dan juga bagaimana cara menentukan file permission
dan pesan alert. Anda juga akan belajar cara membuat file sharing
workspace, dimana lebih dari satu anggota bisa saling membagi hasil
pekerjaannya.
Pertama bukalah Groove dan login dengan account anda kemudian dobel klik
pada WorldWideImporters yang sudah dibuat pada demonstrasi tutorial
sebelumnya. Di Workspace area pilih tab Files dan highlight Files Root
Folder. Klik File menu dan pilih Folder, berikan nama foldernya
Sales_Forecasts (Ramalan Sales) lalu tambahkan file pada folder tersebut
dengan mengklik Add Files dan sebagai contoh saya tambahkan file
Quarter1_Forecasts.xlsx.
B. Perhatikan bahwa dari awal saya dan robby sudah terdaftar untuk
workspace ini sehingga apa pun yang saya lakukan dalam hal ini saya
telah menambahkan folder dan file otomatis di layar robby muncul pesan
singkat bahwa ada perubahaan baru pada workspace ini. Namun ada baiknya
juga untuk memberitahukannya secara langsung dengan cara Copy As Link
lalu saya paste link ini di instant messaging yang ditujukan kepada
robby. Perlu diingat bahwa ini tidak sama dengan mengirimkan attachment
yang memerlukan waktu untuk upload dan download file. Sebagai contoh
saja saya kirim link tersebut ke saya sendiri agar anda yang tidak
memiliki koneksi internet ataupun kontak dengan orang lain bisa
melakukan demo ini.
C. Karena saya telah menambahkan satu file ini, mari kita lihat apa yang
terjadi bila saya rubah isinya. Sekedar contoh saya buka excel sheet
ini kemudian saya isikan nama saya dan tanggal lalu saya save. Nah
disini muncul dialog box yang ingin memastikan bahwa penyimpanan
bertujuan untuk diupdate balik kepada workspace. Saya pilih Yes agar
perubahaan otomatis tersinkron agar rekan lainnya bisa melihat/menilai.
D. Folder yang anda share bisa diset otomatis untuk mendownload hal yang
baru di update, atau diset agar mendownload saja sebatas update
tertentu, atau mendownload secara manual. Pilih Sales_Forecasts lalu
klik File menu dan pilih Folder Download Settings. Sebagai contoh saya
pilih Limited Automatic Download dimana otomatis ia akan mendownload
file yang sizenya tidak lebih dari 1MB.
E. Setiap folder dan file yang dishare tentunya memiliki akses dan
keterbatasannya dan disini anda bisa menentukan peran apa yang bisa
melakukan apa saja pada folder dan file yang ditentukan. Pertama kita
tentukan untuk Files toolnya. Piilh File menu dan klik Properties lalu
klik Tool. Klik tab Permission dan modifikasi Guest agar bisa menambah
file dan subfolder serta memodifikasi file miliknya. Untuk setting
folder, misalnya Budgets, klik tombol kanan mouse dan pilih Properties
dan pilih Permission tab. Untuk Participant (pemirsa) saya tidak berikan
akses untuk mengubah file baik file milik umum maupun miliknya.
F. Berikutnya saya ingin tentukan jenis level pesan alert yang muncul
pada icon Groove yang berada di Windows Taskbar. Klik File menu dan
pilih Properties dan Tools. Di Alerts tab naikkan settingnya menjadi
Medium. Anda bisa set pesan alert yang berbeda untuk tiap folder,
contohnya pada folder Marketing_Plan saya berikan level High. File
individu pun bisa diset level pesan alertnya. Pilih Sales_Forecasts dan
klik File menu lalu ke Properties dan Files. Pada tab Alert pilih level
High.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara
menambahkan folder fan file pada Files tool, mengerjakan files di Files
Tool, melakukan perubahan pada file di Files Tool, menentukan setting
download buat folder, menentukan level akses di Files Tool, dan
menentukan pesan alert untuk folder dan file.
Pengaturan dan Pembagian Files
5. Membuat File Sharing Workspace di Windows / Membuat File Sharing
Workspace dari Groove Launchbar / Merubah peran dan akses serta setting
properties di File Sharing Workspace
A. Ada beberapa faktor yang anda harus perhatikan dalam membuat share
folder untuk workspace. Gunakan File sharing Workspace untuk menangani
beberapa jumlah file dan relative memiliki size kecil, jika tidak anda
akan mengalami kemunduran performa pada PC anda. Tiga hal yang harus
diperhatikan: – hindari penambahkan file yang sizenya melebihi 50 MB –
hindari penambahkan 100 file secara bersamaan – hindari penambahan lebih
dari 500 file di file sharing workspace.
Ketiga hal tersebut adalah menurut rekomendasi Microsoft dan berdasarkan
pada minimum system requirements untuk Groove. Namun Jika PC system
anda melebihi minimum system requirements maka kemungkinan performa PC
anda tidak akan berkurang walaupun anda melakukan hal hal yang melampaui
batas minimum yang dimaksud tadi.
Yang jelas Groove tidak bisa mengsinkron file yang lebih besar dari 1GB
dan Groove ototmatis berhenti mengsinkron disaat mencapai lebih dari
5,000 files atau pada saat keseluruhan total file size mencapai lebih
dari 2GB.
Groove juga tidak akan melakukan sharing pada folder/file yang berada
pada removable media seperti CD atau floppy disk, pada folder yang
berada di network drive, pada foler didalam Groove data directory, pada
folder dimana write permission di block, pada folder yang sudah
disinkron sebelumnya, dan nama file yang bermula dengan karakter tilde
dan file manapun yang memiliki ekstensi .gfs .tmp .bak .sav atau .lnk
dan juga file yang di hide, file di system folder, file di temporary
folder, ataupun file dalam bentuk offline tidak akan bisa di share.
Pada demonstrasi tutorial kali ini saya perlihatkan cara membuat File
Sharing Workspace di Windows dan dari Groove Launchbar, kemudian saya
set peran aksesnya dan terakhir konfigurasi properties pada file sharing
workspacenya.
Tentukan folder yang ingin dijadikan file sharing workspace, sebagai
contoh saya pilih Groove 2007 SBS folder lalu klik tombol kanan mouse
dan pilih Groove Folder Synchronization dan Start Synchronizing dan klik
Yes. Tunggu hingga sinkronisasi selesai, cepat lamanya tergantung besar
kecilnya size isi folder yang anda jadikan file sharing itu. Nah
sekarang folder Groove 2007 SBS sudah menjadi bagian Groove File Sharing
dan ini bisa dilihat dari panel bagian atas tombol Folder Sync dan
sebelah kiri anda terdapat pilihan tambahan seperti Edit download
settings, Invite someone, Invite my other computers, Mark this folde
read, Chat, Set alerts for this folder dsb. Jadi tiap folder Groove
sudah memiliki attribute untuk peran akses yaitu Permission dan pesan
alert. Jika anda perhatikan di Permission tab hal ini sama dengan
pengaturan pesan akses yang telah kita lalui di demo sebelumnya. Sebagai
contoh saya ubah sedikit konfigurasi Permission untuk folder Groove
2007 SBS ini. Untuk Participant saya hilangkan Modify files dan untuk
Guest saya centangkan Add files/subfolders, Modify own files, dan Delete
own files/subfolders. Untuk settingan yang lebih lengkapnya bisa
dilihat di bagian Show properties for Groove 2007 SBS sepert ini. Pada
General tab pilih Download automatically onto all my computers sehingga
perubahan baik tambahan maupun koreksi di folder Groove 2007 SBS ini
otomatis akan di update dengan sendirinya. Untuk Alert anda bisa
tentukan sinyal suara yang keluar untuk menarik perhatian anda. Di Roles
memperlihatkan siapa saja yang berwenang atas folder ini. Di Permission
kali ini beda dengan permission sebelumnya. Disini permission untuk
mengundang yang lainnya dalam bergabung ke file sharing workspace ini.
Di Folder Info menjelaskan Sinkronisasi seperti tipe file format apa
saja yang tidak disinkron dan file format mana yang diblok otomatis
olehnya karena berpotensi membahayakan serta status proses sinkronisasi.
Di Status bilamana ada kesalahan teknis pada saat sinkron disini akan
diperlihatkan sebabnya.
B. Berikutnya saya perlihatkan cara membuat file sharing workspace dari
Groove Launchbar, pertama pada Launchbar klik New Workspace dan berikan
nama workspace anda, sebagai contoh saya berikan Files_For_Review dan
pilih File Sharing dan klik OK. Dialog box muncul memberikan opsi dimana
Files_For_Review ingin ditempatkan, saya pilih yang kedua agar saya
bisa tentukan sendiri lokasi penempatannya. Nah sekarang sudah terbuat
dan nampak fitur sharing foldernya. Sama seperti di demo sebelumnya
untuk bagian Properties memperlihatkan pengaturan-pengaturan sharing
akses dan sinkronisasinya. Katakanlah sekarang saya ingin merubah
setting download pada folder Groove 2007 SBS, saya klik foldernya dari
launchbar dan saya pilih Edit this folder’s download settings. Ingat
bahwa Groove 2007 SBS memiliki beberapa subfolder lainnya jadi jika saya
pilih Manual Download otomatis akan ditanya apakah perubahan tersebut
hanya berlaku pada folder utama atau keseluruhan subfoldernya juga, saya
pilih keseluruhan dan klik OK. Pilihan ini mengharuskan setiap anggota
team yang menggunakan folder Groove 2007 SBS dimana sinkronisasi atau
mengupdate perubahan dilakukan satu per satu. Cara ini tentunya
bermaksud lain dari cara sinkronisasi originalnya yang biasanya
dilakukan secara otomatis. Karena folder utama bersifat manual sinkron
maka perlu saya buat perubahan pada satu file saja yang harus disinkron
tiap saat perubahan terjadi padanya. Saya rubah properties untuk
DescriptionOfWork saja agar file ini terus diupate walaupun folder
utamanya bersifat manual dan saya ingin agar pesan alert memperingati
saya bilamana perubahan terjadi untuk file satu ini.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara membuat
file sharing workspace baik dari groove launchbar maupun dari windows
dimana fitur-fitur sharing terdapat padanya, serta mengetahui cara
pengaturan peran akses dan sifat sinkronisasinya.
Pengaturan Jadwal Perjanjian dan Pertemuan
6. Membuat perjanjian / Membuat link perjanjian dan calendar / Mengekspor impor perjanjian
A. Diantara berbagai macam tugas penting di kantor seperti memanage team
project dan berpartisipasi di dalam grup adalah mengatur jadwal,
memantau perkembangan, serta memanfaatkan seefisien mungkin hasil sebuah
meeting. Groove 2007 memungkinkan semua ini terkendali lewat Calendar
tool dan Meeting tool nya. Dengan Calendar tool anda bisa memantau
perkembangan, jadwal pertemuan / meeting, bahkan menentukan tanggal
deadline untuk suatu tugas atau project. Groove 2007 memberikan leluasa
untuk membuat Calendar tool lebih dari satu jenis sehingga anda bisa
menentukan sendiri tipe Calendar untuk divisi mana saja sesuai kebutuhan
bisnis. Misalkan anda bisa menambahkan calendar event dan calendar
project. Bukan hanya itu saja, anda bisa mengekspor semua isi jadwal
calendar untuk membaginya ke rekan-rekan anda agar semua berkolaborasi
dengan sempurna dan tepat waktu.
Di dalam situasi meeting pun tidak kalah pentingnya, dimana sering
terjadi kesalahpahaman tentang pembahasan agenda antara anggota yang
hadir dengan yang tidak hadir, bahkan tidak jarang sering lupa apa yang
telah dibicarakan selama meeting tersebut. Groove 2007 Meeting tool
membantu anda dalam menyusun rapi rencana awal dan hasil meeting dalam
pengertian memudahkan pencatatan, pembagian informasi / pemberitahuan,
penentuan tugas serta yang ditugaskan, pemantauan perkembangan proses
pencapaian target sesuai permintaan di dalam meeting.
Mari kita mulai, pertama buka workspace WideWorldImporters di Groove
Launchbar dan pilih tab Calendar. Klik New Appointment dan berikan
subject Packaging review yang dimulai tanggal 7 Januari 2009 dari jam 10
pagi sampai jam 12 siang. Bagian detailsnya saya tulis sebagai berikut.
Setelah klik OK anda bisa lihat perubahan yang terjadi di Calendar.
Apabila anda membuat calendar murni dari awal kemungkinan beragam
perubahan seperti ini tidak tampak. Di Calendar anda bisa melihat lebih
perinci kejadian dan event serta memo yang ditetapkan pada tanggal
tertentu dengan cara mengklik View dan pilih Go To Date. Ganti
tanggalnya ke 8 April 2010 dan perlihatkan berdasarkan Day lalu klik OK.
Ketahuilah bahwa sebelumnya saya tidak ada mengisikan informasi Event
Scheduling yang anda lihat sekarang. Ini otomatis terbentuk setelah
membuat agenda meeting untuk Packaging Review sebelumnya. Dibagian atas
kanan pilih dari Day menjadi Week dan tampillah informasi jadwal acara
dan meeting untuk minggu pertama bulan April tahun 2010. Anda bisa
menampilkannya menurut Business Week dengan cara memilih View menu dan
klik Business Week. Perbedaan dengan penampilan Day dan Business Week
adalah dimana Day berawal dengan hari Minggu sedangkan Business Week
menampilkan hari Senin. Klik panah kanan kiri tepat sebelahnya title
tanggal maka anda dibawa ke minggu sebelum dan sesudahnya. Coba gunakan
Go To Date lagi dan rubah ke tanggal 7 Januari 2009 maka tampil isi
acara meeting Packaing Review yang baru dibuat tadi.
B. Misalkan saya ingin memberitahukan informasi ini kepada rekan dan
caranya bisa beragam. Salah satu caranya saya Copy Appointment as Link
ini lalu saya paste ke Notes. Adapun cara lain yang lebih cepat dan
direct adalah memberikan link pada instant messaging seperti ini: klik
Edit menu dan pilih Copy Tool as Link, ini akan mengkopy keseluruhan
calendar. Lalu di Options menu pilih Send Message, dibagian To sebagai
contoh saja saya pilih diri saya sendiri lalu saya paste linknya di
Message dan klik Send. Saya buka pesan alertnya lalu link Calendar di
klik tapi sebelumnya semua window di tutup. Nah begitulah caranya jika
rekan lainnya mendapat link message dari saya maka mereka pun akan
melihat calendar yang sama anda lihat sekarang ini.
C. Andaikata anda perlu lebih dari satu jenis calendar maka klik tombol
Tools dan pilih More Tools. Centangkan Calendar maka anda mendapatkan
Calendar yang baru. Kini ada 2 calendar dan sekarang saya namakan satu
calendar untuk Planning yang satu lagi untuk Project. Klik tombol kanan
mouse dan pilih Rename untuk merubah nama Calendarnya. Tentunya anda
ingin buat Planning Calendar mencakup keseluruhan kegiatan kantor
termasuk Project maka eksportlah Project Calendar ke Planning Calendar
dengan cara pertama pilih Project Calendar dan pergi ke File menu lalu
klik Export dan All Appointments. Tentukan nama dan lokasi
penyimpanannya. Sekarang pilih Planing Calendar dan pergi ke File menu,
pilih Import dan ambil file Calendar.xml. Klik View menu dan Go To Date
di tanggal rubah ke 7 January 2009 dan perlihatkan untuk Month. Lihatlah
semua acara event dan meeting yang ada di Project Calendar sudah
tertampil di Planning Calendar. Jika anda mau, calendar ini bisa
diberikan akses terbatas sehingga tidak sembarangan orang mengubah
pekerjaan keras anda dalam menyusun rencana jadwal ini. Caranya pergi ke
File menu allu pilih Properties dan Tool, dibagian Permission tab
tentukan untuk Participant agar ia tidak bisa menghapus jadwal rencana
apapun dan untuk Guest hanya bias mengedit jadwalnya sendiri maupun
menghapusnya.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara membuat
jadwal pertemuan, membuat link ke jadwal dan calendar, mengekspor dan
import sebagian dan keseluruhan isi jadwal calendar sampai pada
penentuan akses perubahan untuk calendar ini.
Pengaturan Jadwal Perjanjian dan Pertemuan
7. Membuat pertemuan / Menentukan peserta meeting / Membuat agenda dan catatan / Membuat Action item
D. Meeting tool memberikan fitur tambahan yang memmungkinkan anda untuk
membuat dan mengatur perincian meeting (pertemuan) serta hasil dari
meeting itu sendiri.
Pertama buka workspace WideWorldImporters dan pilih Meeting tool. Untuk
membuat meeting klik New Meeting. Sebagai contoh, subjectnya bertema
Marketing plan final review yang dimulai tanggal 30 Januari 2009 dari
jam 1 sampai jam 3 siang yang berlokasi di Conference room 1309. Klik
tombol Attachment dan Add. Saya akan attach file MarketingPlan.docx
untuk meeting ini dan saya berikan arahan untuk meeting ini. Meeting
yang baru dibuat terlihat disebelah kiri anda.
E. Untuk selanjutnya anda bisa isi siapa saja yang harus hadir dalam
pertemuan ini pada bagian Attendes, Umpamanya saya ingin robby hadir
disini. Saya sebagai Chairperson (ketua) dan yang akan mengambil catatan
adalah robby. Jika sudah selesai klik Save and Close.
F. Sekarang buatlah agenda baru, klik Agenda tab dan New Topic. Isikan
subject Review target audience, Arkka Pradipta sebagai presenternya yang
berlangsung selama 30 menit. Isi topiknya membahas perihal target
audience dan grup lainnya yang belum disertakan ke dalam Marketing plan.
Untuk Minute ini adalah catatan pada saat meeting berlangsung dimana
segala komentar, diskusi dan keputusan yang diambil dicatat disini.
Robby yang bertugas melakukan ini dan saya masukkan agenda target
audience ke dalamnya lalu di Save and Close.
G. Yang terakhir Action adalah hasil persetujuan yang diambil setelah
meeting selesai yang perlu dipantau perkembangannya. Misalkan semuanya
setuju apa yang akan dlaksanakan dan tentunya harus diukur prosesnya
sejauh mana mencapai target. Jika tidak demikian maka sia sia saja
menghadiri meeting yang tidak membuahkan hasil. Sebagai contoh subject
action yang akan diambil adalah Draft press release yang dijadwalkan
tanggal 1 December 2008 sebagai Prioritas Penting dan statusnya belum
dimulai.
Demikianlah demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara membuat
meeting serinci mungkin dengan menggunakan Meeting Tool dan pastikan
jika rekan anda sudah memiliki workspace yang sama maka dikomputernya
akan muncul tanda Unread pada bagian Meetingnya yang menandakan
perubahan yang telah anda buat selama ini. Anda tidak perlu lagi
khawatir mengenai permasalahan yang sering dihadapi dalam menangani hal
sepenting ini.
Pengaturan Catatan, Persoalan, dan Forum Diskusi
8. Menambah dan melihat Catatan / Mencari kata di Catatan / Mengekspor Catatan
A. Sudah pasti mencatat sesuatu kegiatan dikantor adalah penting, dan
lebih penting lagi kalo catatan itu tersimpan dengan baik sehingga hal
hal yang penting tidak terlupakan. Pada Groove 2007 terdapat banyak
fitur yang memungkinkan dan memudahkan anda dalam menulist pesan singkat
maupun merencanakan suatu idea untuk ditelusuri bahkan membuat suatu
forum pembahasan yang lebih rumit dan semua ini bisa diatur tanpa
ketercimpung dalam kompleksitas pembuatannya.
Untuk demonstrasi tutorial kali ini saya akan perlihatkan cara
menambahkan catatan pada template yang sudah saya buat sebelumnya. Di
Groove Launchbar pergi ke File menu lalu pilih New dan Workspace Form
dan klik Template. Saya buka existing file PlanningGroup.gsa. Anda bisa
amati pesan alert dibawah segala macam diskusi, catatan, dan issue
penting sedang diupload ke workspace ini dan ada beberapa catatan yang
sudah ada sebelumnya. Mari kita buat catatan baru, pilih Note dan klik
New Notes. Title diberikan tema Pertemuan Para Eksekutif dan isinya saya
tulis Launch Overview dan Hasil Fokus Group. Gunakan font 14 dan bullet
untuk menarik perhatian lalu klik Save and Close. Klik tombol Show page
list dan ini memperlihatkan seluruh catatan baik yang anda bikin maupun
dari rekan lainnya seperti yang ditandai oleh bintang merah
disebelahnya.
B. Adapun cara mencari kata bisa dilakukan disini, misalkan pada catatan
Planningretreat goals anda ingin mencari kata budget maka pilihlah
catatan tersebut lalu pergi ke Edit menu dana klik Find dan ketik budget
lalu klik Find. Mudah sekali.
C. Dan bilamana ingin mengekspor catatan ke format dokumen lain misalnya
ke PowerPoint hal ini pun juga bisa caranya pilih catatannya lalu pergi
ke File menu dan klik Export. Berikan namanya serta file formatnya lalu
Save. Buka Powerpoint dan buka catatan tadi, otomatis jika catatannya
berisikan banyak ya akan dengan sendirinya membuat slide baru pada
powerpoint itu.
Pengaturan Catatan, Persoalan, dan Forum Diskusi
9. Mencatat Persoalan / Merespon atas Persoalan / Menyimak Persoalan / Mencari kata pada Persoalan
Issue
A. Mendeteksi persoalan dini adalah tugas terpenting dalam suatu
project. Faktanya, salah satu formal dokumen yang digunakan para
project management adalah kumpulan catatan persoalan seperti kejanggalan
dalam penggunaan peranti lunak, permintaan penambahan sumber daya,
spesifikasi yang kurang info, bagian komponen penting yang hilang, dan
persoalan lainnya. Sebuah catatan persoalan (issue log) digunakan untuk
mengidentifikasi setiap persoalan / permasalahan serta jenisnya yang
dikategorikan berdasarkan status, siapa yang melaporkan persoalannya,
dan siapa yang ditugaskan untuk mencari solusinya. Groove 2007 memiliki
Issue Tracking tool yang sangat handal untuk menangani hal seperti ini.
Untuk mencatat persoalan, anda bisa gunakan form yang terdiri atas dua
macam yaitu Original Report tab dan Current Status tab. Pertama kali
anda mencatat persoalan anda gunakan Original Report tab dimana anda
menspecifikasikan kategorinya dan subkategorinya untuk persoalan
tersebut dan mengidentifikasikan siapa yang melaporkan persoalannya.
Untuk Current Status tab disini anda menelusuri status persoalan itu,
menentukan prioritasnya, serta menugaskan persoalannya untuk sekelompok
anggota di workspace atau kepada individu saja. Perlu anda ketahui bahwa
peran Manager dalam workspace punya akses untuk mengerjakan segala
macam catatan persoalan. Sedangkan bagi peran Participants hanya bisa
mengisi, mengedit, dan menghapus catatan persoalannya yang dibuat
sendiri. Dan peran Guest sama sekali tidak memiliki wewenang apapun.
Pada demonstrasi tutorial saya akan tunjukkan cara mengisi catatan
persoalan, mencatat status perkembangannya, memberikan reply, membuat
kata kunci, dan mencari kata dengan menggunakan Issue Tracking tool.
Pertama bukalah workspace PlanningGroup (anda bisa buka workspace
lainnya yang sudah bersikikan persoalan dalam Issue Tracking). Di
PlanningGroup klik Issue Tracking tab dan klik New terus klik Issue.
Berikan titlenya seperti Belanja Bulanan Media kemudian dibagian
Category pilih Budget. Klik tanda panah disebelahnya dan tulis Marketing
lalu klik OK. Dibagian Originated by: Individual saya isi nama sendiri
dan untuk deskripsi persoalannya saya tulis sebagai berikut lalu saya
klik Save. Anda bisa lihat persoalan tadi telah terdaftar pada Issue
Tracking dengan ID APRA-A282F.
Berikutnya saya isi bagian untuk Current Status. Untuk di Priority
(prioritas) saya tulis Important (penting) dan bagian Assigned to
(ditugaskan kepada) saya pilih nama Rick dan sekedar contoh pada Ongoing
Remarks ditulis Jadwal meeting untuk hari Selasa dan klik Update.
B. Berikutnya saya akan menjawab pertanyaan pada persoalan yang sudah
ada. Saya pilih persoalan Need design lalu klik New dan pilih Response
dan jawaban yang saya kasi adalah sebagai berikut, kemudian saya Save.
Nah otomatis anda bisa lihat respondnya tepat dibawah persoalan Need
design resource.
C. Bagian dari mengklasifikasikan persoalan di dalam Issue Tool adalah
memberikannya kata kunci pada Status, Prioritas, dan Tugas. Secara
default Issue Tracking tool tidak memberikan tambahan klasifikasi ini
oleh karena itu anda perlu membuat kata kunci sendiri. Klik New dan
pilih Keywords/Priority. Untuk kata kunci Priority yang baru saya
berikan Critical dan Low lalu saya Save. Sekarang pergi ke View by dan
pilih Category maka seluruh catatan persoalan tersusun berdasarkan
kategori seperti Budget, Manufacturing, Marketing, Resources, dan
Specifications. Pilih View by lagi dan klik Priority maka ia akan
tersusun berdasarkan prioritas dari Important sampai Normal.
D. Lalu kita coba untuk mencari kata pada catatan persoalan. Klik tombol
Search dan pilih Search. Di Category pilih Budget lalu klik Search.
Hasilnya menampilkan Paper Price Increase yang memiliki kategori Budget.
Kali ini coba dengan Advanced Search dan centangkan Issue. Pilih bagian
Priority tanda sama-dengan dan Important. Disini saya ingin mencari
persoalan (issue) yang mengandung prioritas yang bersifat penting yaitu
priority = important. Lalu klik tombol Add. Saya juga ingin lebih
perinci dalam pencarian ini dengan memberikan kondisi tambahan yaitu
bahwa persoalan yang memiliki Status dalam progress yaitu Status = In
Progress, klik tombol tambah lalu klik Search. Hasilnya menampilkan
persoalan Belanja Bulanan Media yang sedang dalam proses dan memiliki
prioritas penting.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari dari cara
mengisi catatan persoalan, memberikan tanya-jawab, memberikan status
tambahan, sampai pencarian berdasarkan kata dan kategori.
Pengaturan Catatan, Persoalan, dan Forum Diskusi
10. Mengisi topic Forum Diskusi / Merespon dan melihat isi topic Forum Diskusi / Mencari topic diskusi dan meresponnya
A. Bagian forum diskusi mirip dengan internet forum yang sering anda
jumpai di situs seperti discussion board, bulletin board atau discussion
group. Groove 2007 memiliki Discussion Tool yang bisa digunakan sebagai
tempat baik untuk memposting pengumuman ataupun memberikan pendapat.
Tiap topik yang anda buat pada Discussion Tool juga bisa diberikan
kategori. Anda bisa menyusun list topik pembicaraan berdasarkan kategori
maupun tanggal pembuatannya.
Buka PlanningGroup dan klik Discussion tool. Didepan anda tampil
berbagai topik pembicaraan forum. Untuk membuat topik baru klik New dan
pilih Topic. Berikan title subjectnya seperti ini. Dibagian Category
klik tanda plus dan tulis Logo dan Identitias. Lalu isi beritanya
seperti demikian. Karena ini mengenai logo maka saya klik Attach untuk
memperlihatkan gambar logo yang saya maksud dan terakhir saya Save.
Hasilnya seperti yang anda lihat sekarang ini.
B. Sekarang saya akan menjawab atas topik Ideas for team party (ide
untuk party) saya klik New dan pilih Response dan saya jawab sebagai
berikut. Hasil jawaban saya terlihat dibagian subject dengan Re:
Sama seperti dibagian Issue Tracking Tool, di Discussion Tool pun juga
memiliki pembagian berdasarkan kategori dan tanggal seperti yang saya
peragakan disini. Untuk kenyamanan penampilan pilih tombol Collapse all
dan buka Non Work kemudian buka Ideas for team party maka tampil jawaban
yang saya buat tadi. Anda juga bisa melihat pengisian berdasarkan
tanggal dengan memilih View by Date.
C. Kini kita beralih ke pencarian kata pada forum diskusi. Klik Search
dan pilih Search dibagian Category pilih Budget dan klik Search.
Hasilnya menampilkan topik Vendor invoices due. Kita coba sekarang
dengan Advanced Search. Kali ini saya berikan kondisi ATAU (OR) pada
pencarian Topik. Saya ingin mencari isi topik yang memiliki kata
packaging lalu saya klik Add dan satu lagi dimana isi topik memiliki
kata logo. Hasilnya menampilkan dua topik yakni Packaging review dan Ide
logo kita tidak diterima.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah mempelajari cara membuat
suatu forum diskusi dimana anda bisa saling bertukar pikiran dan
pendapat dari masing masing anggota team dalam tugas kolaborasi ini dan
khususnya anda telah mengetahui cara merespon atau menjawab pertanyaan
yang ada pada forum, serta mencari kata khusus yang terdapat pada
diskusi forum.
Pemeliharaan dan Pengamanan Groove
11. Menyimpan workspace ke template dan arsip / Mem-backup Groove
account / Memblokir tipe file yang berbahaya / Mengatur Groove untuk
scan virus
A. Pada demonstrasi tutorial ini saya perlihatkan cara menyimpan
workspace ke template, mengarsipkan workspace yang sudah lama, back up
Groove account, memblokir tipe file format yang berpotensi membahayakan
seperti virus/worm/trojan, dan set Groove agar selalu scan file untuk
virus.
Untuk menyimpan workspace ke template caranya dobel klik workspace yang
ingin disimpan, lalu pada File menu pilih Save Workspace As dan klik
Template, berikan nama file dan tentukan lokasi lalu klik Save. Untuk
pilihan apa saja yang ingin disimpan ke template, sebagai contoh, saya
pilih Contents in all tools, dan jika anda ingin menyimpan nama anggota
team kolaborasi pilih dibawahnya namun kali ini saya tidak memilihnya.
Pengamanan password bisa disertakan dalam penyimpanan template ini. Mari
kita coba tes apakah template yang telah saya simpan ini aman dan
terkunci.
Untuk menyimpan workspace ke arsip caranya dobel klik workspace yang
ingin disimpan lalu pada File menu pilih Save Workspace As dan klik
Archive. Sama seperti sebelumnya pada penyimpanan ke template, tentukan
nama file dan lokasi dan berikan password agar lebih aman. Untuk membuka
archive (arsip) yang telah disimpan, klik File menu pada Groove
Launchbar dan pilih New lalu Workspace From dan Archive. Bila berhasil
maka tampilan pengisian password muncul. Kali ini demi melanjutkan demo
berikutnya saya Cancel saja.
B. Untuk back up Groove account anda, caranya pada Groove Launchbar klik
Options menu dan pilih Preferences lalu di Account tab klik Save
dibagian Save Account as File. Pilih lokasi dan nama file account groove
anda dan klik OK.
C. Untuk memblokir tipe file format tertentu yang kemungkinan besar
berisikan virus/trojan/worm dsb caranya klik Options pada Groove
Launchbar dan pilih Preferences. Dibagian Security tab centangkan Block
restricted files types. Untuk melihat tipe file format apa saja yang
diblok oleh Groove klik View restricted types. Perhatikan baik baik nama
file formatnya agar nantinya tidak bingung dalam pengiriman file maupun
sharing file format. Anda kapan saja bisa menghilangkan centangan box
ini dan tentunya hanya peran Administrator yang punya akses untuk
melakukannya.
D. Agar lebih aman lagi, pilih Options tab dan dibagian File Settings
centangkan Scan incoming and outoing files for viruses. Anda perlu
ketahui bahwa memilih ini tentunya akan memperlambat sinkronisasi
ataupun penerimaan/pengiriman file dsb.
Demikian demonstrasi tutorial ini sekarang anda bisa yakin cara
menyimpan account Groove anda maupun memproteksinya dari ancaman virus.
In Action!: Pengiriman File lewat Instant Messaging dan Sharing Workspace
12. Mengirim file ukuran besar lewat Sharing Workspace
Pada demonstrasi tutorial ini saya dan robby memperagakan cara mengirim
file lewat instant messaging namun tidak berhasil karena size filenya
terlalu besar sehingga jalan keluarnya adalah dengan menaruh file
tersebut ke dalam share file workspace. Pertama saya dobel klik nama
robby yang sudah online, saya minta kepadanya untuk mengirim file.
Perhatikan pesan alert dibawahnya tiap kali mengirim dan robby membuka
pesannya tampak dilayar saya.
Kita beralih ke komputernya robby dan disini ia mendapat pesan alert
message telah dikirim oleh Arkka kepada robby. Robby kemudian coba
mengirim file yang saya minta. Tiba tiba dialog box peringatan muncul
yang memberitahukan bahwa file from robby.sfl tidak bisa dikirim karena
melebihi 25MB dan Robby me-reply balik memberitahukan tanda error
tersebut.
Kita beralih ke komputer saya, saya buka dan baca pesannya. Lalu saya
instruksikan agar file tadi itu di taruh di folder share milik robby.
Saya kirim dan pesan alert pun memberitahukan Robby sedang membaca pesan
saya.
Kita beralih ke komputer Robby, ia membaca instruksi saya dan langsung
menaruh file tersebut ke dalam share forlder miliknya. Robby membuka My
Workspace dan mengklik File Tool dan disana ia pilih robby share folder
lalu ia klik Add Files dan ia pilih file from robby.sfl. Pada saat itu
file from robby.sfl otomatis mengupload ke komputer saya juga bisa anda
memperhatikan baik baik dibagian bawah window terdapat angka kilobyte
yang bertambah inilah size file yang ditaruh tadi itu. Robby pun
menjawab balik bahwa filenya sudah dishare.
Kita beralih ke komputer saya dan lihat pesan alert dibawah bahwa ada
pembaharuan terjadi pada Files tool di My Workspace. Tentunya ini datang
dari file yang barusan Robby taruh disana. Pesan instant message dari
Robby pun muncul maka saya buka dan membaca pesannya. Kemudian saya
lihat foldernya robby share folder dan tampak file yang saya inginkan
darinya.
Demikian demonstrasi tutorial ini. Jika anda mengalami hal yang serupa
sebaiknya anda share file besar tersebut diantara rekan rekan anda
karena ini lebih praktis ditambah juga anda akan diberikan pesan alert
sehingga anda tahu pembaharuan apa saja yang terjadi dan dimana.
In Action!: Kolaborasi Antar Anggota Groove secara Real-Time
13. Berkomunikasi lewat Groove Sync Folder / Upload dan Update di
File Sharing Workspace / Pemberitahuan lewat Meeting Tool dan Calendar
Tool /
Pada demonstrasi tutorial ini anda akan melihat langsung secara
real-time kolaborasi antara Robby dengan Arkka dimana mereka saling
berkomunikasi dan membagi (share) hasil pekerjaan masing masing untuk
di-follow-up yang kemudian mereka saling menambahkan memo dan acara
event lainnya yang bisa disimak bahkan diedit satu sama lain karena
peran mereka dalam ilustrasi ini adalah manager dimana sang manager
memiliki semua akses perubahan apapun yang terjadi diantara workspace
yang mereka bagi ini.
1. Kita berada pada komputer Robby. Ia login ke Groove accountnya
lalu ia membuka My Workspacenya dan perhatikan bahwa workspace ini masuk
ke dalam kategori Undread yang berarti ada beberapa hal yang belum ia
lakukan atau dilihat. Pada saat yang bersamaan juga pesan alertnya
bermunculan yang masing masing memberitahukan bahwa banyak yang belum ia
buka atau lihat di workspace WideWorldImporters. Ketahui bahwa anda
bisa memiliki lebih dari satu workspace dan tiap workspace memiliki
anggota team yang berbeda. Bagaimanapun anda ingin berkolaborasi anda
tentukan sendiri di tiap masing masing workspace. Robby sedang melihat
isi pada My Workspacenya dan keliahatannya masih sedikit isinya. Ia
ingin membuat sharing folder dengan Arkka maka ia klik Files Tools dan
membuat flder baru yang diberikan nama robby share folder. Di dalam
robby share folder ia masukkan gambar (file cnt-pc01.jpg) yang kemudian
ia merubah gambar ini dengan memberikan warna yang berbeda. Perubahan
warna itu ia simpan balik ke folder robby share folder. Karena terjadi
perubahan maka ia mengkonfirmasi balik bahwa nama asli file itu tidak
dirubah. Proses sinkronisasi pun terjadi.
Kita beralih ke komputer Arkka. Anda lihat pada pesan alert bahwa telah
terjadi perubahan pada Files Tool tepatnya di My Workspace. Saya buka
ini dan Groove otomatis menuju kepada perubahan file cnt-pc01 itu dengan
tanda bintang merahnya. Saya buka dan lihat perubahan apa yang terjadi
pada gambar ini. Saya berikan komentar pendek kepada Robby lewat instant
messaging. Pesan alert pun secara real-time memberitahukan bahwa pesan
saya sedang dikirim, berhasil telah dikirim, dan telah dibuka oleh
Robby.
Kita beralih ke komputer Robby. Ia melihat bahwa ada pesan singkat dari
Arkka untuknya. Robby buka pesannya dan memberikan komentar balik ke
Arkka. Sama juga di pesan alert Robby mengindikasikan pesannya telah
dikirim.
Kita beralih ke komputer Arkka. Saya buka pesan baru dari Robby dan
membacanya kali ini saya tidak meresponnya balik. Ada pesan alert
lainnya yang menyatakan pembaharuan terjadi pada folder pritn screens
untuk animasi. Saya buka ini dan anda bisa lihat bahwa Groove otomatis
menonjolkan file mana saja yang telah mengalami perubahan, praktis
bukan? Disini anda bisa merubah berbagai macam setting dari folder
properties hingga ke pesan alert untuk folder ini bahkan untuk tiap
masing masing file bisa diberikan setting yang berbeda. Yang lebih
menarik disini anda bisa langsung chatting dengan rekan yang satu
workspace. Saya klik Chat dan saya menanyakan ke Robby mengenai file
ini.
Kita beralih ke komputer Robby. Ia melihat pesan alert bahwa ada sesi
Chat pada folder print screens lalu ia buka dan melihat pesan Arkka.
Robby menjawab sama halnya dalam pembicaraan di instant messaging.
Otomatis di layar komputer Arkka pada folder print screens berkedip
kedip pada bagian Chat. Seandainya saja sebelumnya saya tutup window
ini, pesan alert akan tetap memberitahukan saya bahwa ada reply dari
Robby. Saya jawab balik kepadanya lewat Chat ini.
Pada komputer Robby hal yang sama pun terjadi pada Chat window print
screen nya. Robby mereply balik OK ke Arkka. Untuk selanjutnya Robby
ingin memberi topik diskusi mengenai Review Hasil upload update image
karena ia merasa perlu ada beberapa masukan pada gambar yang ia rubah
yang berada pada server lalu ia menyimpannya. Tampil pada layar komputer
Robby topik diskusi yang baru saja ia buat.
Tepat setelah Robby membuat topik baru itu saya pun bisa melihat apa
yang telah ia tambahkan pada diskusi forum. Saya tahu sekarang bahwa
Robby perlu masukan atas file file yang telah dia upload selama ini.
Sementara waktu saya tidak akan meresponnya. Demikian dengan disisi saya
jika saya buat sesuatu maka Robby pun bisa melihatnya. Disini saya akan
buat pengumuman mengenai perjalanan Thirta Yatra ke Tampaksiring untuk
anggota BambooMedia. Saya buat Kalendar maka saya klik New Appointment.
Saya berikan subjectnya serta tanggal dan jam dimulainya perjalanan ini.
Saya berikan perincian untuk acara perjalanan ini seperti demikian.
Setelah saya buat Calendar tersebut. Robby bisa melihat tanggal waktu
dan acara yang baru dan ia pun membukanya dan membacanya kapan pun ia
bisa melakukan hal itu. Banyak hal yang bisa dilakukan secara
berkolaborasi dan tidak terkecuali dengan permain catur seperti ini.
Robby merasa perlu mengadakan meeting yang menyangkut perkembangan
animasi sejauh ini maka ia klik Meeting Tool dan membuat meeting baru.
Robby lalu mengisi subjectnya tanggalnya serta prioritas dan statusnya.
Pada perinciannya ia mengisinya sebagai berikut. Karena ini adalah
bagian dari pertemuan maka acara perjalanan Thirta Yatra pun termasuk
kedalamnya karena kedua duanya memang acara pertemuan.
Meeting yang barusan dibuat oleh Robby bisa saya lihat langsung seperti
yang diinformasikan oleh pesan alert. Saya baca pembahasan meeting itu
mengenai animasi untuk CD Training Flex T dan Biz T. Saya dan Robby sama
sama memiliki peran dan akses yang sama jadi kita bisa saja merubah isi
pada Profile, Attendees, Agenda, Minutes, dan Action. Begitupun juga
dengan Tools lainnya yang ada di Groove 2007 ini. Untuk tahap akhir dari
demonstrasi ini saya ingin membuat share folder di dalam share
foldernya Robby karena saya ingin mengupload beberapa dokumen yang
berhubungan dengan divisi animasi. Saya pilih Files tool lalu didalam
robby share folder saya tambahkan arkak share folder dan didalamnya saya
upload file Urutan Demo Project 2007.rtf Ketahui bahwa saya tidak
mengirim apaun kepada Robby, Groove lah yang bekerja secara otomatis
mengsinkron keseluruhan isi folder share foldernya Robby.
Disisi Robby ia melihat perubahan yang terjadi pada My Workspace nya dan
melihat bahwa saya telah mengupload file yang tadi itu. Adapun hal hal
lainnya yang belum ia lihat seperti Meeting thirta Yatra yang saya buat
ia mulai membukannya dan selama Robby belum membuka pembaharuan yang
telah terjadi pada workspacenya, pesan alertnya akan selalu tersimpan
sampai ia betul betul membukannya sehingga tanda merah bintang pun
hilang. Namun jika Robby terlambat membuka pembaharuan yang sudah tidak
ada lagi dengan kata lain sudah di delete maka peringantan box muncul
megnatakan bahwa perubahan tersebut sudah tidak ada lagi. Jadi ada
baiknya untuk selalu mengecek perubahan yang tersimpan di dalam pesan
alert.
Demikian demonstrasi tutorial ini anda telah menyaksikan secara
real-time kolaborasi antara Robby dan Arkka dalam keseharian bekerja di
kantor dimana pergantian dokumen serta komunikasi yang menyangkut satu
pekerjaan dengan lainnya saling berkait. Silahkan untuk menggunakan
Groove 2007 ini saya yakin anda bisa memetik banyak hasil positifnya dan
tentunya membantu anda dalam bekerja baik di kantor maupun di rumah.